Halaman

Jumat, 11 November 2011

Berkelumun Nyeri

Biarlah malam menguap di lamunku
menanti debar, sebelum dinihari berkelumun nyeri
dan aku, tak sempat bermimpi....

Saat kelam berpaut, rindu tak menyahut
embun merimbun, kabut mengantarkan larut
tinggal aku, menimang buaian usang

batam, 12 November 2012

Minggu, 23 Oktober 2011

Buaian Anakku

rindu telah mengembun di mataku

kemudian jadi linang berderai kenangan

anakku, walau musim ini memutih

tali buaianmu masih menyangkut di jantungku

tidurlah, temui aku di pucuk-pucuk malam

Batam, 24 Oktober 2011

Minggu, 16 Oktober 2011

Siang Menepi

Siang menepi, senja menghampiri
di hati, masih ada perih
sayup kudengar kau berbisik lirih
pulanglah...bilal sudah memanggil

Selasa, 04 Oktober 2011

Bermalam di Hatimu

Biarkan aku bermalam di hatimu

melelapkan mimpi, ditingkah desah dinihari

lalu membaringkan rindu yang menggenang di pucuk embun

Biarkan aku bermalam di hatimu

meski pagi tak pasti kutemui...


Batam, 3 Oktober 2011

Merepih Sunyi

Merepih sunyi, lamun tersentak janji
mimpi tak mungkin lagi kusudahi
lelaplah...walau kelam membuncah
rindu masih menggenang di mataku

Batam, 5 Oktober 2011

Sabtu, 24 September 2011

Lengang

lengang melenggang sepanjang siang
terik dan debu menjadi rindu
peluh luluh dalam gemuruh
saat langkah tertatih menuju letih
pulanglah sebelum sampai
masihkah engkau melambai??

Batam, 24 September 2011

Senin, 14 Februari 2011

Senja

Dan senja pun jatuh
di kaki langit, baris baris merah perlahan menyeret kelam
bersiaplah, karena kita tak akan pernah tahu di peraduan mana mimpi itu ditenggelamkan

Tanjungpinang, 8 Februari 2011

Kamis, 10 Februari 2011

Bunga Mimpi

Bila jemarimu yang memetik bunga mimpiku, aku rela
sebab malam tak akan mampu melarutkan embun menjadi airmata
biarlah tangis ini pecah mengoyak kelam
lalu pagi menghapus bayang yang tak sempat kubingkai

Tanjungpinang, 10 Februari 2011

Sabtu, 25 September 2010

Aku Pasti Kembali

Sesibak rambutmu, masih tergerai kenangan
dan aku menyisir waktu yang kian kusut
mengurai helai-helai rindu tak berkesudahan

Tunggulah, karena aku pasti kembali
membuka simpul hati yang terikat di jantungmu

Tanjungpinang, 26 September 2010

Rabu, 25 Agustus 2010

Kenangan

Kaukah yang menyulut kenangan?
saat puing-puing lamunku lindap
pada unggun perapian yang gelisah
meliukkan cahayanya menjadi kobar
yang membakar ranting ranting hatiku

Tanjungpinang, 25 Agustus 2010

Minggu, 04 Juli 2010

Pucuk Rindu

Kau ulam lagi pucuk rindu
meranggas di ranting-ranting jiwa
di hati entah....

Tanjungpinang, 4 Juli 2010

Hanya PadaMu

Bersama malam, kularutkan rindu
mimpi tiada henti membelah kelam
dalam lindapMu aku hanyut
terkatung pada sungai takdir
yang entah di mana muaranya


Inilah pertaruhan nasib
duka perjalanan yang mengalirkan
keluh yang teramat kesah
kemudian mendamparkankan cinta kasihku
di pelataran sajadah kepulangan
hanya padaMU...

Tanjungpinang, 4 Juli 2010

Sabtu, 29 Mei 2010

Ilalang

Di hatimu, aku hanya setangkai ilalang
Tumbuh liar sepanjang kemarau gersang
Maka siangilah...
Karena aku begitu merindu lentik jari
yang pernah menggurat dada
dengan sebait madah
meski tak sempat kubaca


Tanjungpinang, 29 Mei 2010

Rabu, 19 Mei 2010

Di Berandamu

Lama sudah tak singgah di berandamu
Masih adakah secangkir kopi terhidang
Dalam regukan waktu yang menggigil
Aku kembali menikam jejak membatu
Sayang tak sempat kita ukir
Jadi prasasti pada bingkai sejarah
Kelak dibaca oleh anak cucu kita
Tentang selembar rasa tak terungkap

Jangan biarkan aku termangu !!!
Mengetuk pintu-pintu sepi
Di hatimu....

Tanjungpinang, 20 Mei 2010

Senin, 10 Mei 2010

Sri Bintan Pura

Buih ombak menyapa
gelombang menghempas kenangan
di Tanjung penantian...

dan tepi laut jadi saksi
dari seribu lambaian
terselip makna perpisahan

kini pelantar merindu
kapan kapal kan berlabuh

Tanjungpinang, 10 Mei 2010

Minggu, 09 Mei 2010

Kasih Ibu

Di matamu..aku berkaca
tentang kasih tak berkesudahan
Ibu...tertikam aku sudah
dalam kesangsian hidup yang jengah

Terbayang wajah lusuh renta
menyeret langkah di kala senja
di atas sajadahnya terhampar berjuta doa
hanya untuk anaknya.....

Tanjungpinang, 9 Mei 2010

Selasa, 23 Februari 2010

Aku Telah di Barat

Bila sampai ke barat
aku ingin bersanding dengan matahari
bercengkrama di garis langit menunggu senja datang

Dari barat, aku pinang rembulan
menemaniku sepanjang peraduan malam
dan pagi melahirkan buah mimpi kita

Saat di barat, aku menghitung waktu
menyusuri sunyi tuk sampai ke pangkuanMu

Tanjungpinang, 23 Februari 2010

Segumpal Rasa

Dalam lambaian terselip segumpal rasa yang membelit jantung. Biarlah detaknya mengukir garis langkahku: Bahwa kita pernah seiring sejalan. Malam ini aku masih menunggu rembulan meminang peraduan mimpi yang tak sempat kita tenun. Perlahan cahayanya menyapa embun yang terlanjur beku di ujung jiwa kita.

Tanjungpinang, 9 Februari 2010

Di Jejakmu

Di jejakmu telah kutanam melati
kusiram dengan air mata kerinduan
pada langkah yang tak lagi berayun
meniti sunyi saat purnama tiba
sedang malam membeku di jantungku
kini baru aku mengerti arti kasihmu

Batam, 7 Januari 2010

Dirikulah Senja

Dirikulah senja, yang menyambut malam dengan belati terhunus menikam pusaran mimpi di ambang fajar. Oh...dikaukah yang menggelepar di ranjang pelaminan itu? Sungguh aku tak sanggup mendengar deru nafasmu memacu pagi.

Tanjungpinang, 18 Desember 2009